Apakah Burung Alap-Alap Capung Dilindungi?

Diposting pada
Sebelum menjawab pertanyaan apakah burung alap-alap capung dilindungi, Anda tentu harus tahu mengenai apa itu alap-alap capung. Sebagian dari Anda tentu masih belum begitu familiar dengan burung yang satu ini. Ya, alap-alap capung merupakan salah satu keluarga dari burung alap-alap. Hanya saja ukurannya lebih kecil.
Mengutip dari Wikipedia, alap-alap capung merupakan burung karnivora terkecil di dunia. Seperti halnya burung lain, alap-alap capung memiliki paruh, berdarah panas, dan berkembang biak dengan cara tertelur. Untuk habitatnya sendiri adalah di Asia Tenggara. Ukuran burung alap-alap capung hanya sebesar 15 cm dengan berat 35 gram. Inilah yang menjadikan alap-alap capung sebagai burung karnivora terkecil.
Apakah Burung Alap-Alap Capung Dilindungi?

Apakah Alap-Alap Capung Dilindungi?

Jawabannya adalah IYA. 
Status konservasi dan perlindungan burung alap-alap capung adalah Status konservasi Stabil. Least Concern (IUCN 2011.2. Ver 3.1). Dilindungi oleh Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 dan PP 7 & 8 Tahun 1999. Anda dapat melihatnya di sini.

Ciri-Ciri Burung Alap-Alap Capung

Terdapat beberapa ciri-ciri alap-alap capung. Diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Karnivora / pemangsa daging
  • Memiliki ukuran tubuh sekitar 15 cm saja.
  • Bobot tubuhnya sekitar 35 gram.
  • Rentan sayap sekitar 27 – 34 cm.
  • Bagian tubuhnya didominasi oleh warna hitam dan putih serta terdapat sedikit warna merah pekat.
  • Bagian tubuh atas berwarna abu-abu gelap.
  • Iris mata berwarna cokelat gelap.
  • Paruh berwarna abu-abu.
  • Pada usia remaja, bagian muka alap-alap capung diselimuti warna kemerahan.
  • Burung betina mempunyai tubuh yang lebih besar, berwarna lebih cokelat, dan terdapat bulu penutup ekor di bagian bawah.

Habitat dan Penyebaran Alap-Alap Capung

Habitat asli burung alap-alap capung adalah di hutan, persawahan, dan perkebunan ataupun daerah yang memiliki ketinggian 1000 m di atas permukaan air laut. Oleh karena itu, burung ini lebih banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, habitat burung alap-alap capung adalah di daerah Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Umumnya, alap-alap capung akan melakukan migrasi di musim dingin ke daerah selatan.

Makanan Alap-Alap Capung

Seperti yang dijelaskan di atas, burung ini termasuk karnivora sehingga makanannya pun daging-dagingan. Contohnya adalah burung-burung kecil, capung, kupu-kupu, serangga, dan lain sebagainya.

Musim Kawin Alap-Alap Capung

Karnivora kecil ini suka membuat sarang di pepohonan kering. Untuk masa kawinnya adalah sekitar bulan Februari sampai Maret. Mereka akan bermigrasi ke daerah Semenanjung Malaysia. Kemudian pada bulan November sampai Desember, alap-alap capung akan bermigrasi ke Kalimantan dan bertelur. Adapun jumlah telur burung ini adalah sekitar 2 – 5 butir saja. Tak heran apabila hewan ini sangat dilindungi.
Demikian sedikit ulasan mengenai burung alap-alap capung serta jawaban atas pertanyaan apakah burung alap-alap capung dilindungi. Semoga ulasan ini dapat memberikan manfaat bagi Anda.