Apakah Hewan Bisa Kentut ? Ini Penjelasan dan Faktanya

Posted on

Apakah hewan bisa kentut? Sebuah pertanyaan yang mungkin terdengar lucu namun ternyata terjadi pada beberapa hewan. Hal ini karena selama ini kita beranggapan bahwa hanya manusia lah yang dapat kentut.

Padahal tumbuhan pun dapat kentut. Meskipun sebagian pakar tumbuhan beranggapan bahwa itu bukanlah kentut, namun proses pengeluaran gas dari tubuh tumbuhan tersebut.

Nah, kembali pada pembahasan utama mengenai bisakah hewan kentut atau tidak. Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba mengulas secara lengkap mengenai jawaban dari pertanyaan apakah hewan bisa kentut, apakah ayam bisa kentut, apakah semut bisa kentut, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Apakah Hewan Bisa Kentut?

Kentut merupakan sebuah proses alami yang dialami oleh makhluk hidup. Istilah kentut sendiri terjadi ketika makhluk hidup mengeluarkan gas yang berasal dari saluran pencernaan melalui anus atau saluran lubang pembuangan. Mengenai apakah hewan bisa kentut, ternyata sudah pernah ada penelitian tentang hal tersebut.

Penelitian mengenai kentut hewan dilakukan oleh ahli ekologi dari Universitas Alabama, Amerika Serikat, bernama Dani Rabaiotti dan Nick Caruso. Penelitian tersebut diterbitkan dalam buku yang berjudul “Does It Fart”. Adapun percobaan yang dilakukan oleh kedua peneliti tersebut adalah dengan menguji coba pada 80 jenis hewan, mulai dari serangga hingga predator tingkat atas.

Jenis Hewan yang Mengeluarkan Kentut

Mengenai kentut pada hewan, terdapat beberapa jenis hewan yang dapat kentut. Mengutip dari situs Bobo Grid, inilah hewan yang bisa kentut. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Jenis Hewan yang Mengeluarkan Kentut
Jenis Hewan yang Mengeluarkan Kentut
  1. Hewan Pemakan Tumbuhan

Hewan pemakan tumbuhan, khususnya rumput, memang umumnya dapat mengeluarkan kentut. Hal ini karena ketika rumput dicerna, maka secara otomatis juga akan terdapat gas yang dikeluarkan oleh hewan tersebut. Contoh hewan pemakan tumbuhan yang dapat kentut adalah kambing, badak, gajah, dan kuda.

  1. Hewan Pemakan Daging

Selain pemakan tumbuhan, hewan karnivora juga dapat kentut. Pasalnya daging yang dimakan oleh hewan umumnya mengandung belerang yang memicu produksi gas di dalam perut. Adapun alasan mengapa belerang harus dikeluarkan dari perut adalah agar tidak membahayakan tubuh mereka.

  1. Ular Sorona

Ular Sorona merupakan jenis ular yang cukup unik apabila dibandingkan dengan ular lainnya. Ular Sorona memiliki kloaka atau lubang yang mirip anus yang mampu menyedot udara. Berbeda dengan hewan lain yang mengeluarkan kentut sebagai salah satu proses pencernaan, ular Sorona kentut untuk melindungi diri dari predator.

  1. Dugong

Dugong merupakan hewan laut yang memiliki ukuran besar. Hewan yang satu ini biasanya akan menahan kentut agar dapat mengapung di permukaan laut. Sebaliknya, ketika dugong ingin menyelam, maka udara di dalam tubuhnya akan dikeluarkan dengan cara kentut.

  1. Berothidae

Berothidae merupakan jenis serangga yang memiliki ukuran sangat kecil. Serangga ini termasuk hewan kentut beracun. Tentu saja racun yang dimaksud adalah racun yang hanya dapat membunuh serangga lain yang lebih kecil darinya. Kentut berothidae sendiri biasanya dikeluarkan untuk membunuh rayap.

  1. Ikan Cyprinodontidae

Ikan Cyprinodontidae termasuk hewan yang bisa mengeluarkan kentut sebagai pertahanan. Ikan yang satu ini dapat ditemukan di sungai wilayah Amerika Selatan. Makanan dari ikan ini dalah ganggang yang terdapat di sungai.

Jenis ganggang yang dimakan oleh ikan Cyprinodontidae adalah ganggang yang menghasilkan banyak gas. Gas tersebut yang memicu ikan yang satu ini kentut agar dapat naik ke permukaan air. Seperti halnya dugong, ikan Cyprinodontidae harus kentut terlebih dahulu agar dapat kembali ke dalam air.

Beberapa Fakta Mengenai Kentut Hewan

Anda telah mengetahui bahwa hewan juga bisa kentut seperti halnya manusia. Di samping itu, terdapat beberapa fakta mengenai kentut pada hewan.

Fakta Mengenai Kentut Hewan
Fakta Mengenai Kentut Hewan

Hal ini tentu penting diketahui sehingga Anda dapat membedakan beberapa hal terkait kentut pada hewan dan manusia. Adapun beberapa faktanya adalah sebagai berikut:

  • Bau Kentut Hewan

Mengenai kentut pada hewan, ketajaman bau yang keluar dipengaruhi oleh beberapa hal. Di antaranya adalah pola makan, kesehatan hewan, panjang atau tidaknya saluran pencernaan, hingga banyak tidaknya mikroba dalam usus hewan tersebut.

Ketika hewan memakan makanan yang banyak serat, maka mereka akan cenderung lebih sering kentut. Sedangkan ketika hewan memakan daging, bau kentut hewan akan lebih tajam.

Bahkan terdapat beberapa hewan yang kentutnya berbau seperti telur busuk. Hal itu tentu dipengaruhi oleh proses pencernaan dan munculnya hydrogen sulfida.

  • Terdapat Hewan yang Kentut dari Mulut

Pada ulasan di atas kami telah menjelaskan bahwa kentut merupakan sebuah proses pembuangan gas dari saluran pembuangan melalui anus. Namun ternyata terdapat hewan yang juga kentut dari mulut.

Contohnya adalah kambing dan sapi. Mengapa? Hal tersebut karena baik sapi ataupun kambing memiliki empat bagian perut yang penuh dengan bakteri penghasil metana.

Kondisi itulah yang membuat kentut pada kambing ataupun kentut pada sapi terkadang juga dilakukan melalui mulut.

  • Kentut digunakan sebagai Sarana Pertahanan

Fakta lain mengenai kentut pada hewan yang berikutnya adalah terdapat hewan yang bisa mengeluarkan kentut sebagai pertahanan. Contohnya adalah ikan haring. Ikan yang satu ini memanfaatkan kentut ketika hendak dimangsa oleh predator yang lebih besar darinya.

Adapun proses kentut ikan haring sebagai bentuk pertahanan adalah ikan ini mengambil air dari permukaan kemudian menyimpannya di saluran kemih khusus.

Ketika tercancam, kentut akan dilepaskan dari duburnya sebagai bentuk komunikasi kelompok. Kentut ikan haring memiliki suara dengan nada tinggi.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pertanyaan apakah hewan bisa kentut serta fakta-fakta seputar kentut pada hewan. Semoga apa yang kami jelaskan pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat bagi Anda sobat binatangmu.com