Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? Simak Faktanya!

Posted on

Apakah kucing boleh makan nasi? Sebuah pertanyaan klasik yang mungkin terlontar dari kamu yang memelihara kucing rumahan. Benar, kan? Biasanya pemberian makan kucing dengan nasi akan dicampur menggunakan ikan asin atau jenis ikan lain.

Masalahnya, apakah benar bahwa memberikan nasi yang terlalu sering pada kucing berdampak buruk? Untuk itulah, kami akan menjelaskannya.

Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? Simak Faktanya!

Bolehkah Memberikan Nasi pada Kucing ?

Mengenai pertanyaan ini, sebenarnya jawabannya adalah boleh saja asalkan tidak terlalu sering. Hal ini karena nasi mengandung banyak karbohidrat, sedangkan kucing membutuhkan lebih banyak serat, lemak, dan protein untuk tumbuh kembangnya. Cara Merawat Kucing Persia Umur 2 Bulan Tanpa Induk

Misalnya kamu mencampurkan nasi dan ikan dengan komposisi nasi lebih banyak 2 kali dari ikan saja dapat menyebabkan kucing kekurangan gizi yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

Kucing akan kekurangan vitamin e, lemak, mineral, zinc, hingga vitamin b12. Padahal vitamin dan mineral tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran kucing sehingga kucing tidak mudah terserang penyakit.

Selain itu, pada dasarnya kucing merupakan karnivora atau pemakan daging. Kucing memiliki keunikan tersendiri karena dalam sistem pencernaannya, kucing hanya membutuhkan asam amino dan beragam protein yang tentu hanya dapat diperoleh dari daging seperti daging ayam, sapi, ataupun ikan.

Sedangkan nasi sangat kaya akan karbohidrat yang tidak dibutuhkan oleh kucing.

Efek Terlalu Sering Memberikan Nasi pada Kucing

Nah, untuk bahaya terlalu sering memberikan kucing makan nasi adalah:

  • Diare dan Gangguan Kesehatan

Kucing hanya mempunyai sedikit enzim amilase yang berguna untuk mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Dalam hal ini, kucing tak dapat secara maksimal mengubah karbohidrat sebagai sumber kekuatannya.

Dengan kata lain, kucing yang terlalu sering mengonsumsi nasi akan lebih rentan terserang diare bahkan menimbulkan bau yang sangat menyengat dari fesesnya.

Banyaknya karbohidrat yang tak dapat dicerna juga akan meningkatkan fermentasi bakteri dalam saluran pencernaan kucing, yang membuat kucing kembung.

  • Muntah-Muntah

Efek yang satu ini sebenarnya masih berhubungan dengan sulitnya kucing dalam mencerna karbohidrat dengan baik. Ketika memakan nasi campur ikan, kucing akan melahapnya karena bau dari ikan pada nasi tersebut.

Namun kucing tentu tidak dapat memilih dan menentukan seberapa banyak nasi yang telah dimakan karena baunya sudah terkontaminasi dengan bau ikan. Akibatnya, kucing akan memuntahkan kembali makanan mereka.

Nah, itu dia sedikit pembahasan Apakah Kucing Boleh Makan Nasi atau Tidak Beserta Dampaknya. Semoga apa yang kami jelaskan di atas bermanfaat buat sobat binatangmu.com