Arwana Drop Eye? Ini Penyebab dan Pencegahannya

Diposting pada

Binatangmu.Com Kondisi mata turun pada arwana atau yang biasa dikenal arwana Drop Eye (DE) mungkin sudah sangat familiar bagi pecinta ikan arwana.

Namun bagi mereka yang baru berkecimpung memelihara ikan hias ini, tentu masih sangat awam dengan penyakit drop eye pada ikan arwana. Untuk itulah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai arwana drop eye serta bagaimana cara mengobatinya.

Baca Juga : Penyakit Ikan Arwana

Penyebab Mata Turun pada Arwana – Drop Eye Disease

Drop eye Arwana drop eye sebenarnya sebuah kondisi yang mungkin akan menjangkiti sebagian besar ikan arwana, terutama saat arwana berumur tua. Hanya saja, kasus Drop Eye Disease pada arwana lebih besar menyerang ikan arwana yang dipelihara di dalam aquarium.

Pasalnya ikan arwana yang hidup di danau ataupun dipelihara di dalam kolam memiliki kemungkinan yang sangat kecil terjangkit Drop Eye. Penyakit arwana Drop Eye adalah sebuah kondisi dimana mata ikan arwana turun, baik sebelah ataupun keduanya. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik usia arwana hingga perawatan ikan tersebut.

Baca Juga : Kenali Penyebab Arwana Sering Mangap

Penyebabnya Arwana Drop Eye

  1. Pemberian Pakan Tenggelam

Penyebab arwana drop eye yang pertama adalah pemberian pakan tenggelam atau pakan yang berada di bagian dasar aquarium. Ini adalah salah satu penyebab yang paling sering dialami oleh pemelihara ikan arwana, terutama yang masih baru pemula.

Adapun contoh pakan tenggelam adalah cacing ataupun ikan-ikan kecil yang sering bersembunyi di bagian dasar aquarium. Alasan mengapa banyak orang yang lebih memilih memberikan pakan tenggelam dibandingkan pakan terapung seperti jangkrik, kelabang, dan lain sebagainya adalah waktu.

Maksudnya ketika pakan tenggelam diberikan pada arwana, pemelihara ikan hias ini tidak perlu sering-sering memberikan pakan.

Sebaliknya, ketika menggunakan pakan terapung, maka pemelihara harus meluangkan waktu lebih untuk memberikan pakan tersebut secara teratur dalam satu hari.

Oleh karena itu, alangkah lebih baik apabila memang Anda ingin pergi ke luar kota atau meninggalkan arwana di rumah, pastikan tetap menitipkan masalah pakan baik kepada saudara ataupun teman. Namun bila terpaksa memberikan pakan tenggelam, usahakan jangan terlalu sering.

Baca Juga : Habitat Asli Ikan Arwana Indonesia

  1. Posisi Aquarium

Penyebab mata arwana drop eye yang berikutnya adalah posisi aquarium yang terlalu rendah. Contohnya ketika Anda memiliki aquarium bertingkat, dimana posisi aquarium arwana berada di tempat yang paling rendah, kira-kira sebatas betis orang dewasa.

Hal ini karena mata arwana akan cenderung melihat posisi yang lebih rendah pula. Terutama ketika banyak orang yang berlalu lalang di sekitar aquarium.

  1. Penggunaan Sinar Lampu yang Terlalu Kuat

Penggunaan sinar lampu yang terlalu kuat juga dapat menjadi penyebab mata arwana drop eye. Pada dasarnya aquarium ikan arwana memang membutuhkan lampu sebagai pengganti sinar UV.

Namun apabila posisi aquarium hanya didominasi oleh sinar lampu aquarium saja, tanpa adanya sinar lain seperti cahaya alami matahari, maka kemungkinan besar arwana dapat terserang DE Disease.

Ketika pencahayaan lampu aquarium mendominasi, maka secara otomatis mata arwana akan menjauhi cahaya tersebut karena terlalu menyilaukan.

Secara perlahan, apabila kondisi tersebut dibiarkan dalam jangka waktu lama, maka mata ikan arwana dapat turun bahkan juling atau juga sering disebut arwana mata kodok.

Baca Juga : Tips dan Cara Memilih Ikan Arwana

  1. Bagian Dasar Aquarium Memantulkan Gambar

Selain penggunaan lampu aquarium terlalu terang, kondisi bagian dasar aquarium yang memantulkan bayangan juga dapat menjadikan arwana drop eye.

Hal ini memang sangat jarang terjadi, kecuali Anda menggunakan aquarium bekas yang menggunakan kaca kurang berkualitas sehingga dapat memantulkan bayangan berupa gambar ataupun bayangan arwana itu sendiri.

Munculnya bayangan tersebut akan memicu mata ikan arwana untuk focus sehingga mata ikan arwana akan turun.

Pencegahan Arwana Drop Eye

Dari beberapa penyebab di atas, sebenarnya Anda dapat menyimpulkan bagaimana langkah pencegahan arwana drop eye. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Letakkan Benda yang Mencolok di Bagian Atas Aquarium

Langkah pencegahan pertama adalah dengan meletakkan benda berwarna mencolok di bagian atas aquarium.

Benda yang kami maksud seperti bola pimpong ataupun meletakkan lampu bohlam cadangan yang berwarna kuning layaknya sinar matahari. Hal ini bertujuan agar mata ikan arwana juga tetap berfokus ke bagian atas aquarium sehingga menghindari kondisi Drop Eye Disease.

Baca Juga : Ketahui Penyebab dan Cara Mengobatinya Ekor Arwana Keriting

  1. Berikan Jarak antara Lampu dan Permukaan Aquarium

Apabila Anda tidak dapat melakukan langkah pencegahan arwana drop eye yang pertama, maka Anda dapat mempraktekkan cara yang satu ini.

Anda dapat memberikan jarak antara lampu dan permukaan air pada aquarium. Hal ini bertujuan agar lampu yang digunakan tidak terlalu terang sehingga mata ikan arwana tidak terganggu. Adapun jarak yang ideal adalah sekitar 30 cm.

  1. Jangan Berikan Ikan Sapu-Sapu di Dalam Aquarium

Langkah pencegahan yang selanjutnya adalah jangan berikan ikan sapu-sapu dalam aquarium. Seperti yang kita tahu, ikan sapu-sapu umumnya memang diletakkan di dalam aquarium dengan tujuan untuk memakan lumut yang menempel pada kaca aquarium.

Namun apabila aquarium tersebut berisi ikan arwana, sebaiknya jangan lakukan hal tersebut. Tujuannya sangat jelas yakni agar mata ikan arwana selalu tertuju ke atas, bukan ke ikan sapu-sapu yang umumnya memang sering berada di bagian dasar atau pojokan aquarium.

  1. Sering Bersihkan Kotoran Arwana Sehingga Tidak Mengendap

Langkah pencegahan arwana drop eye yang terakhir adalah dengan sering membersihkan kotoran arwana di bagian bawah aquarium. Ketika aquarium bersih dari kotoran arwana, maka umumnya ikan arwana tidak akan terlalu fokus ke bagian dasar aquarium.

Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, dalam memelihara ikan arwana, tidak cukup hanya dengan penggunaan filter biasa saja demi menjaga kebersihan aquarium. Itu dia beberapa langkah pencegahan arwana drop eye.

Meski demikian, cepat atau lambat, ikan arwana yang dipelihara di dalam aquarium berpotensi cukup besar untuk mengalami drop eye, yakni sekitar 80 persen.

Oleh karena itulah, Anda harus benar-benar memperhatikan kondisi kesehatan ikan arwana tercinta sehingga tetap bugar dan terlihat sempurna.

Demikian sedikit ulasan mengenai Penyebab Arwana Drop EYE dan Pencegahannya. Semoga apa yang kami bahas pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat bagi sobat Binatangmu.Com