Masalah Pencernaan Pada Kucing

Posted on

Masalah Pencernaan Pada Kucing

Masalah pencernaan adalah salah satu dari sekian banyak hal yang bisa muncul pada semua jenis kucing, termasuk kucing angora. Diare biasanya berlangsung 1 hari dan sembuh dengan sendirinya.

Namun, kucing angora juga bisa mengalami diare terus-menerus, yang menyebabkan kucing kehilangan berat badan. Selain itu, kucing angora juga akan terlihat lesu dan dehidrasi. Oleh karena itu, diare pada kucing angora harus segera ditangani.

Cara Mengatasi Diare Pada Kucing Anggora
Cara Mengatasi Diare Pada Kucing Anggora

Baca Juga : Mengenal Kucing Anggora

Cara Mengatasi Diare Pada Kucing Anggora

Di bawah ini adalah cara mengatasi diare pada kucing angora.

  1. Ganti Makanan Kucing

Diare bisa terjadi kapan saja setelah Anda mengganti makanan kucing. Jika ini menyebabkan diare, kembalikan makanan kucing lama seperti biasa, yang tidak akan mengganggu pencernaan kucing.

Cara Mengatasi Diare Pada Kucing
Cara Mengatasi Diare Pada Kucing

Mengembalikan makanan kucing dapat membuat kotoran kucing kembali normal. Namun jika kotoran kucing terlalu padat, maka gantilah makanan kucing secara bertahap.

Baca Juga : Cara Membuat Makanan Kucing

  1. Berikan Cairan yang Cukup

Ketika kucing mengalami diare, ia bisa mengalami dehidrasi atau dehidrasi. Anda dapat memeriksanya dengan mencubit kulit di bagian belakang punuk untuk melihat apakah kucing Anda mengalami dehidrasi atau tidak.

Jika kucing tidak mengalami dehidrasi, kulitnya akan kembali dengan cepat. Namun, jika kulitnya perlahan kembali dan bahkan tampak menonjol, itu adalah tanda bahwa kucing Anda mengalami dehidrasi akibat diare dan harus segera dibawa ke dokter hewan.

Baca Juga : Cara Memelihara Kucing Anggora

  1. Hindari Makanan Sereal

Periksa kembali label makanan kucing. Jika makanan kucing Anda mengandung gluten gandum, jagung, dan beras, hindari memberikannya kepada kucing Anda selama seminggu.

Pada hari pertama Anda bisa memberikan 90% makanan kucing lama dicampur 10% makanan kucing baru tanpa biji. Keesokan harinya, jumlah makanan baru dapat ditingkatkan secara bertahap.

Baca Juga : Masalah Kesehatan Dialami Kucing

  1. Lakukan Diet Ringan

Setelah kucing berpuasa selama 24 jam, lanjutkan memberi makan kucing, tetapi perawatan harus dilakukan untuk memastikan bahwa makanannya tidak berasa dan rendah lemak, yang juga dapat dilakukan untuk menghilangkan penyebab kucing muntah.

Salah satu jenis makanan ringan yang sangat efektif melawan diare pada kucing adalah makanan bayi. Namun, pastikan makanan bayi tidak mengandung bawang merah atau bawang putih, karena ini beracun bagi kucing.

Baca Juga : Tips Memelihara Kucing untuk Pemula

  1. Alga

Kelp juga dapat diberikan kepada kucing untuk mengobati diare, karena dapat menyeimbangkan elektrolit dan memiliki sifat prebiotik untuk membantu membentuk kembali mikroflora dalam usus.

Sedangkan kandungan serat yang tinggi pada alga dapat menyerap kelebihan cairan di saluran pencernaan. Alga juga memiliki sifat antimikroba dan anti parasit sehingga dapat menghilangkan racun dari tubuh kucing.

  1. Menyediakan Enzim Pencernaan

Enzim dasar seperti protease, kecoa, amilase, dan selulase dapat diberikan kepada kucing karena baik untuk menyembuhkan masalah pencernaan, sekaligus meningkatkan penyerapan nutrisi dan mengeluarkan racun lebih efektif, dan juga untuk mengobati kucing yang muntah cacing.

Kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh terlalu banyak makanan yang dimasak atau diproses juga dapat diatasi dengan beberapa enzim pencernaan ini, sehingga perubahan pola makan masuk akal jika kucing mengalami diare.

  1. Yoghurt Tanpa Lemak

Cara lain untuk menyembuhkan diare pada kucing adalah dengan memberikan bakteri baik yang bermanfaat bagi pencernaan kucing, seperti: yogurt tanpa lemak. Selain itu, kucing juga menyukai rasa yoghurt, sehingga bisa diberikan hingga 1 hingga 2 sendok makan per hari.

Namun, jika kucing Anda tidak mau makan yogurt, bisa dicampur dengan makanannya.  Pastikan Anda hanya menawarkan yogurt tawar tanpa lemak pada kucing untuk mengobati diare.

  1. Labu Parang

Labu parangic adalah sumber serat tidak larut yang sangat baik untuk meredakan diare pada kucing dan meningkatkan pembuangan limbah di usus, yang penting dalam mengurangi sembelit dan menggemukkan kucing.

Labu parang juga kaya akan enzim yang berguna untuk meredakan sakit perut saat kucing mengalami diare. Berikan labu kukus, labu bakar atau labu kalengan yang dicampur dengan makanan kucing minimal sehari sekali. Selain itu, dapat dicampur dengan yogurt untuk hasil yang lebih maksimal.

  1. Kamomil

Chamomile telah lama dikenal sebagai ramuan karminatif yang dapat mengendurkan otot perut, sehingga baik untuk mengurangi kelebihan gas, mual, dan mengobati diare pada kucing atau anjing.

Seduh teh celup chamomile, biarkan dingin dan tambahkan ke air minum atau campur dengan makanan. Pada kucing dapat diberikan hingga 1/4 cangkir tiga kali sehari, sedangkan pada anjing besar hingga 1/2 hingga 1 cangkir dapat diberikan tiga kali sehari.

  1. Susu Kambing Mentah

Susu kambing mentah mengandung mineral, vitamin, elektrolit, antioksidan, enzim, protein dan asam lemak yang sangat mudah dicerna kucing, nutrisinya sangat baik diserap dan juga sangat cepat diserap.

Susu kambing mentah sangat bagus untuk pencernaan kucing atau anjing dan memiliki rasa yang disukai oleh hewan peliharaan.

Susu kambing ini dapat meredakan rasa mual akibat dehidrasi pada diare, sekaligus memberikan nutrisi pada kucing dan mengatasi penyebab kucing tidak mau makan.

Demikian Pembahasan kita kali ini tentang Masalah Pencernaan Pada Kucing Anggora dan cara Mengatasinya, semoga artikel kami bermanfaat jangan lupa di share sobat binatangmu.com