Hewan Apa yang Tidak Punya Ekor?

Diposting pada

Jika Hewan Tak Berekor, Tak Bertanduk, Tak Tersayap

Bedanya kita dengan hewan barangkali bukan hanya karena hewan punya ekor, punya tanduk atau punya sayap, tetapi juga karena hewan tidak bicara, tidak tertawa dan bahkan tidak menangis seperti manusia.

Tapi siapa bilang hewan tidak bisa bersedih, tidak bisa marah, tidak punya rasa takut, tidak merasa malu dan bahkan tidak ingin protes? Seperti halnya manusia, hewan punya naluri untuk melindungi dirinya sendiri, mempertahankan kebebasannya, mencari hal-hal yang menyenangkan dirinya dan juga menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan atau bakal menyakiti dirinya.

Cuma radikalisme manusialah yang tidak mengakui bahwa hewan sesungguhnya memiliki naluri dasar yang sama dengan manusia. Hewan sudah barang tentu tidak bisa mengekspresikan keinginannya dengan cara yang sama seperti kita manusia atau secara eksplisit menggugat hak-haknya dari kita, tetapi adanya naluri seperti itu tidak perlu dipertanyakan lagi.

Perbedaan antara homo sapiens dan hewan-hewan lainnya secara biologis adalah sangat tipis. Evolusi mengajarkan kita bahwa dalam tataran dasar manusia dan hewan terikat dengan kesamaan yang cukup besar. Secara genetik kita hampir tidak bisa dibedakan dengan primata sebagai keluarga terdekat kita. Pada kenyataannya manusia bukanlah puncak dari evolusi, tapi ha

Ekor, Tanduk dan Sayap

Entah mengapa apabila orang ingin menggambarkan dirinya sendiri sebagai setan atau beradegan sebagai mahluk yang mengerikan, maka digunakan ekor dan tanduk. Tapi apabila orang ingin mengilustrasikan sesuatu yang baik atau menampilkan sesuatu yang putih bersih, maka orang tersebut menggunakan sayap.

Jadi dengan kata lain, ekor dan tanduk dijadikan simbol setan yang jahat, sedangkan sayap dijadikan simbol malaikat yang suci.

Meskipun, pengertian tentang ekor, tanduk dan sayap yang dimiliki hewan dalam konteks tradisi budaya, agama dan kepercayaan tidaklah selalu sama persis, akan tetapi manusia haruslah menyadari kelebihan yang dimiliki hewan dan mengakui kegunaan ekor, tanduk atau sayap bagi kehidupan hewan mempunyai tujuan dan karakteristik masing-masing.

Hewan menggunakan ekor dengan banyak cara – untuk keseimbangan, komunikasi, navigasi, pertahanan atau senjata dan juga sebagai alat bantu berenang di air. Sejumlah hewan seperti monyet menggunakan ekornya untuk membantu mereka memanjat pohon dan kadang-kadang merebut makanan.

Hewan seperti sapi, domba, kambing dan kuda menggunakan ekornya untuk mengusir lalat atau menghindari gigitan serangga. Begitu juga kegunaan tanduk, utamanya sebagai bentuk pertahanan dan juga mempertunjukkan kekuatan bagi sejumlah spesies hewan selama musim kawin.

Sedangkan semua hewan yang bisa terbang seperti burung, kelelawar, insekta dan lain sebagainya menggunakan sayapnya sebagai tenaga penggerak atau untuk melayang di udara.

Manusia  secara fisik memang tidak memerlukan ekor, tanduk atau sayap seperti hewan, akan tetapi manusia dengan akal budinya mengapresiasi keberadaan ekor, tanduk dan sayap hewan dan berupaya memiliki fungsi ekor, tanduk dan sayap dengan caranya sendiri.

Cara yang seharusnya dianggap lebih beradab oleh karena manusia mempertimbangkan nilai-nilai moral dalam menggunakan akal budinya dan tidak semata-mata mengandalkan dominasi kekuasaannya terhadap mahluk lain termasuk hewan.

Dalam kehidupan di banyak tempat di dunia, manusia dan hewan saling berinteraksi dan secara historis tradisi mistik, agama dan budaya menganggap hewan sebagai ciptaan Ilahi dengan status moral yang sederajat atau lebih tinggi dari manusia.

Seperti contohnya, agama Hindu mengekspresikan kewajiban bagi para pemeluknya untuk menghormati dan menjunjung tinggi keberadaan sapi mengingat status sakralnya dalam agama.

Meskipun hal ini menjadi representasi simbol tradisionil dari hewan sebagai mahluk bermoral, pada kenyataannya sepanjang sejarah manusia, hewan diperlakukan dan terus menerus diperlakukan sebagai subyek yang bisa didominasi, dimiliki atau dikonsumsi.

Hewan Apa yang Tidak Punya Ekor ?

Hewan apa yang tidak punya ekor? Ini merupakan sebuah pertanyaan simple namun jarang ada orang yang bisa menjawabnya. Hal ini karena umumnya sebagian besar hewan memang memiliki ekor mulai dari hewan darat seperti kucing, hewan air seperti ikan, hingga hewan yang terbang di udara seperti burung.
Ini karena ekor memiliki fungsi yang cukup fital pada hewan. Fungsi dari ekor hewan itu sendiri adalah membantu menyeimbangan tubuh hewan tersebut. Meski demikian, terdapat beberapa hewan yang tidak memiliki ekor.
Hewan Apa yang Tidak Punya Ekor?

Pertanyaan : Hewan apa yang tidak punya Ekor ?

Jawaban:
Sementara, terdapat beberapa hewan yang tidak punya ekor yang telah kami temukan. Diantaranya adalah:
  • Keong
  • Siput
  • Kerang
  • Kepiting
  • Katak dan kodok dewasa.
  • Bintang laut
  • Landak laut

Itulah beberapa hewan yang tidak punya ekor. Semoga ulasan singkat ini dapat memberikan wawasan baru bagi Anda sobat Binatangmu.com