Mau Berinvestasi Saham?

Diposting pada

Anda tidak perlu lagi datang ke pasar modal untuk berinvestasi saham. Pasalnya, dengan era digital yang semakin canggih, akhirnya banyak bermunculan aplikasi atau program untuk transaksi saham.

Pengertian Saham

Surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal sering disebut efek atau sekuritas, salah satunya yaitu saham. Saham dapat didefinisikan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut.  Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut (Darmadji dan Fakhruddin, 2001: 5).

Mau Berinvestasi Saham Perlu Tahu Jenis-Jenis Saham Dulu
Mau Berinvestasi Saham Perlu Tahu Jenis-Jenis Saham Dulu

Mau Berinvestasi Saham? Perlu Tahu Jenis-Jenis Saham Dulu

Sebelum Anda mulai berinvestasi, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah jenis saham apa saja yang ada.

Jenis – Jenis Saham

Ada banyak jenis saham di dunia saham. Pembagian jenis saham juga didasarkan pada faktor yang berbeda. Saham dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan: Dari basis distribusi saham apa pun, jenis saham sekarang meliputi:

  1. Berdasarkan Kinerja Perdagangan

  • Blue Chip Stock

Jenis saham berdasarkan kinerja perdagangannya adalah yang pertama menjadi saham blue chip. Ini adalah saham biasa dengan kapitalisasi pasar lebih dari Rp 10 triliun.

Blue Chip Stock
Blue Chip Stock

Saham blue chip merupakan saham yang sering diburu investor karena berasal dari perusahaan yang bereputasi baik, memiliki pendapatan yang stabil, dan membayar deviden secara konsisten.

  • Growth Stock

Ini adalah jenis saham yang dapat menawarkan dividen lebih tinggi kepada investor daripada dividen rata-rata tahun lalu.

Pembayaran dividen selalu lebih tinggi dari sebelumnya, karena perusahaan selalu berhasil menghasilkan laba yang lebih tinggi dari periode sebelumnya dan ini biasanya teratur.

  • Speculative Stock

Jenis saham selanjutnya adalah saham pertumbuhan, yaitu saham yang memiliki pertumbuhan pendapatan tinggi pada industri sejenis.

Speculative Stock
Speculative Stock

Biasanya berasal dari perusahaan dengan reputasi tinggi. Namun ada juga saham perusahaan daerah yang bersifat growth stock, namun juga kurang diminati emiten.

  • Saham Spekulatif

Selain itu, terdapat saham-saham spekulatif yang menghasilkan laba yang tidak konsisten dari tahun ke tahun namun masih berpotensi menghasilkan laba yang tinggi di masa mendatang, meskipun hal ini juga tidak pasti. Biasanya, saham ini dibeli oleh investor dengan profil risiko tinggi.

  • Counter Cyclical Stock

Jenis saham berikutnya, berdasarkan kinerja perdagangannya, adalah saham countercyclical. Jenis saham ini tidak berdampak besar pada kondisi makro dan mikro ekonomi.

Counter Cyclical stock
Counter Cyclical stock

Jenis saham ini adalah yang paling stabil. Meskipun kondisi ekonomi sedang menurun, harga saham akan tetap tinggi sehingga emiten dapat membayar dividen kepada investor.

  1. Berdasarkan Cara Peralihannya

  • Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)

Saham tersebut adalah saham yang namanya tidak tercantum dalam lembar saham. Banyak investor berinvestasi di saham karena kinerja ini karena lebih mudah untuk berpindah dari satu investor ke investor lain.

Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)
Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)

Jenis saham ini sebenarnya untuk dijual dan investor tidak perlu khawatir dengan hukum. Setiap pemegang saham yang memegangnya tetap berhak menjadi pemilik perseroan dan menghadiri rapat umum.

  • Saham Atas Nama (Registered Stock)

Jenis saham selanjutnya adalah saham tercatat atau saham tercatat. Saham ini merupakan kebalikan dari saham kinerja.

Nama pemegang saham dicantumkan dengan jelas pada lembar saham dan cara pemindahannya harus melalui prosedur tertentu.

Saham Atas Nama (Registered Stock)
Saham Atas Nama (Registered Stock)

Jika Anda kehilangan lembar saham, Anda dapat meminta penggantian, karena nama pemiliknya sudah masuk dalam pembukuan pemegang saham.

  1. Berdasarkan Hak Tagih atau Klaim

  • Saham Biasa (Common Stock)

Jenis saham yang terakhir adalah saham biasa atau common stock. Saham ini merupakan jenis saham yang paling luas dan paling banyak diperdagangkan di bursa efek.

Saham biasa diperdagangkan baik untuk ritel maupun korporasi. Saham biasa adalah jenis saham yang memiliki hak berdasarkan keuntungan atau kerugian perusahaan atau penerbit.

Saham Biasa (Common Stock)
Saham Biasa (Common Stock)

Pemegang saham memiliki tanggung jawab terbatas. Keistimewaan memiliki saham ini antara lain dividen ketika perusahaan menghasilkan keuntungan, memiliki hak suara, dan berhak menerima hasil penjualan aset jika perusahaan bangkrut.

  • Saham Preferen (Preferred Stock)

Selain itu, ada jenis saham preferen, yaitu saham yang membuat keuntungannya selalu bertahan dan lebih diutamakan daripada penjualan aset perusahaan jika bangkrut.

Saham preferen sering dipandang sebagai kombinasi obligasi dan saham biasa. Saham ini banyak diminati investor karena mirip dengan obligasi.

Saham Preferen (Preferred Stock)
Saham Preferen (Preferred Stock)

Selain hasil preferensial dari penjualan aset perusahaan, ia memiliki hak untuk menukar saham preferennya dengan saham biasa dan memiliki hak untuk pembagian uang muka. Saham preferen juga diterbitkan tanpa jatuh tempo.

Demikian pembahasan dari kami tentang Jenis Jenis Saham Yang  Wajib Kita Ketahui semoga bermanfaat jangan lupa di share sobat binatangmu.com