7 Penyebab Kucing Kurus dan Cara Mengatasinya

Diposting pada

Binatangmu – Penyebab kucing kurus merupakan salah satu hal yang banyak dicari oleh cat lovers. Apalagi kalau pemilik kucing sudah memberikan banyak makanan namun berat badan kucing tak bertambah sedikitpun. Umumnya, penyebab kucing kurus padahal makan banyak biasanya adalah karena cacingan. Namun selain itu, masih terdapat beberapa penyebab lain yang membuat kucing kurus.

7 Penyebab Kucing Kurus dan Cara Mengatasinya

Berapa Berat Badan Ideal Kucing?

Sebelum lebih jauh mengulas tentang apa saja penyebab kucing kurus, kami akan membahas tentang berat badan ideal kucing. Hal ini bertujuan agar kamu mengetahui apakah kucingmu memang kurus atau memiliki berat badan normal. Karena berat badan ideal kucing ras berbeda dengan kucing domestik. Adapun berat badan ideal kucing dewasa adalah:

  • Kucing lokal/domestik Indonesia : 3,5 – 5,5 kilogram
  • Kucing Persia : 4 – 7 kilogram
  • Kucing Maine Coon : 5 – 11,5 kilogram
  • Kucing Bengal : 4 – 7 kilogram
  • Kucing Siam : 3 – 6 kilogram
  • Kucing Ragdoll : 3,5 – 8 kilogram
  • Kucing American Shorthair : 3,5 – 7 kilogram
  • Kucing Turkish Angora : 4 – 6 kilogram

Itulah rata-rata berat badan ideal untuk kucing dewasa sehingga kamu memiliki patokan untuk memutuskan apakah kucing kamu termasuk kurus atau tidak.

Apa Saja Penyebab Kucing Kurus?

Setelah mengetahui berat badan ideal kucing, kami akan membahas beberapa penyebab kucing kurus secara umum, baik itu kucing ras ataupun kucing domestik. Hal ini karena rata-rata penyebab kucing kurus padahal makan banyak hampir sama. Lalu apa saja penyebabnya? Diantaranya adalah:

1. Hipertiroidisme

Kamu tentu masih sangat awam dengan penyakit yang satu ini kan? Hipertiroidisme merupakan salah satu jenis penyakit penyebab kucing kurus. Umumnya penyakit ini akan menyerang kucing yang sudah berusia tua. Hipertiroidisme sendiri merupakan penyakit yang terjadi ketika kelenjar tiroid membesar sehingga produksi hormon tiroid pada tubuh kucing berlebihan. Terjadinya pembesaran kelenjar tiroid ini umumnya dipicu oleh tumor jinak.

Adapun tanda-tanda kucing terserang hipertiroidisme adalah terjadi penurunan berat badan yang sangat drastis pada kucing. Anehnya, nafsu makan kucing meningkat daripada biasanya. Selain itu kucing akan lebih mudah stress, gelisah, muntah, dan diare.

2. Masalah Ginjal Kronis

Penyebab kucing kurus yang selanjutnya adalah penyakit ginjal kronis. Seperti yang kita tahu, ginjal merupakan organ pencernaan yang berfungsi memproduksi hormon sekaligus menyaring kotoran dalam darah lalu mengolahnya menjadi air seni. Saat kucing terserang masalah ginjal kronis, maka saluran pembuangan air kencing akan terhambat yang pada akhirnya membuat kucing kehilangan nafsu makan.

Salah satu penyebab masalah ginjal pada kucing adalah kucing terlalu sering mengonsumsi pakan kering. Namun terkadang beberapa kucing yang rutin diberikan pakan kering dan basah juga dapat mengalami infeksi ginjal kronis. Dengan kata lain, penyakit ini dapat menyerang kapan saja sehingga kamu harus lebih memilih makanan yang berkualitas dan sehat untuk kucingmu.

3. Diabetes

Penyebab kucing kurus yang berikutnya adalah diabetes. Seperti halnya manusia, kucing juga dapat terserang diabetes. Ketika kucing mengalami diabetes, maka organ pankreas tidak akan mampu memproduksi insulin. Kondisi ini akan memicu beberapa gejala seperti sering buang air kecil, haus, lemas, dan lapar berlebihan. Meski sering makan, berat badan kucing akan tetap turun drastis.

Adapun salah satu penyebab kucing diabetes adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung glukosa. Oleh karena itu, sebaiknya jangan terlalu sering memberikan kucing makan nasi.

4. Masalah pada Mulut

Ini merupakan penyebab kucing kurus yang jarang diketahui. Ketika kucing mengalami sakit di bagian mulut, mereka cenderung kehilangan nafsu makannya. Kondisi inilah yang kemudian kucing menjadi kurus. Jadi tak ada salahnya apabila kamu mengecek secara rutin apakah terjadi infeksi atau penyakit pada mulut kucing.

5. Kucing Cacingan

Seperti yang kami bahas di atas, cacingan menjadi penyebab kucing kurus padahal makan banyak yang paling umum. Sebagai binatang karnivora agregat atau karnivora murni, cacingan memang menjadi permasalahan yang dapat dialami oleh semua kucing. Terlebih untuk kucing yang sering bermain di luar rumah.

Untuk itulah, kamu harus memberikan obat cacing rutin pada kucing peliharaan. Harga obat kucing juga murah sehingga tak ada salahnya memberikannya untuk kesehatan kucing kamu.

6. Kucing Birahi

Birahi pada kucing juga dapat menjadi penyebab kucing kurus dan tidak mau makan. Kondisi ini terjadi apabila kucing yang sedang birahi tidak segera dikawinkan atau dibiarkan. Menurut pengalaman kami, kucing yang tidak dikawinkan ketika birahi akan kehilangan nafsu makan dan cenderung lebih gelisah. Inilah yang kemudian membuat berat badan kucing menurun.

7. Kucing Stres

Kamu juga pasti tahu bahwa kucing yang stress juga akan mengalami penurunan berat badan. Hal ini karena kondisi kesehatan mental kucing sehingga mereka secara otomatis akan kehilangan nafsu makan. Ada banyak pemicu kucing menjadi stres mulai dari birahi, kondisi tempat tinggal yang tidak nyaman, kucing merasa terancam, dan sebagainya.

Itulah beberapa penyebab kucing kurus yang paling umum.

Bagaimana Cara Mengatasi Kucing Kurus?

Setelah mengetahui apa saja penyebab kucing kurus, kamu tentu harus mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Beberapa hal yang akan kami ulas untuk mengatasi kucing kurus berikut berdasarkan pengalaman kami dalam memelihara kucing, baik itu kucing persia ataupun kucing domestik. Diantaranya adalah:

Pastikan Memberikan Obat Cacing secara Rutin

Pemberian obat cacing seolah menjadi kewajiban bagi setiap pemilik kucing agar tidak terserang cacing. Hal ini karena cacingan menjadi penyebab kucing kurus yang paling umum. Kucing yang rutin diberi obat cacing cenderung lebih memiliki nafsu makan yang besar karena tidak terjangkit cacingan.

Sterilisasi Kucing

Jika kamu sudah tidak ingin menambah peliharaan kucing, kamu dapat melakukan sterilisasi pada kucing. Kucing yang sudah disteril tidak akan mengalami birahi sehingga kondisi kesehatan mereka lebih terjaga dari stres di masa birahi. Oleh karena itu, tidak sedikit pemilik kucing yang melakukan steril pada kucingnya.

Periksakan Kondisi Kesehatan Kucing ke Dokter Hewan

Solusi berikutnya adalah dengan membawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan pemeriksaan terkait masalah berat badan mereka. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui penyebab kucing kurus dan langkah mengatasinya dari saran dokter hewan.

Demikian apa yang dapat kami sampaikan mengenai penyebab kucing kurus dan langkah untuk mengatasinya. Semoga penjelasan kami di atas dapat bermanfaat buat kamu.

https://t.me/s/binatangmucom/37